Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Selasa, 04 Oktober 2011

Pengertian Laboratorium

Selasa, 04 Oktober 2011
Pengertian Laboratorium
Pada pembelajaran sains termasuk biologi di dalamnya keberadaan laboratorium menjadi sangat penting. Pada konteks proses belajar mengajar sains seringkali istilah laboratorium diartikan dalam pengertian sempit yaitu ruangan yang  di dalamnya terdapat sejumlah alat-alat dan bahan praktikum.
Lalu apa yang dimaksud dengan laboratorium? Laboratorium adalah tempat belajar mengajar melalui media praktikum yang dapat menghasilkan pengalaman belajar dimana mahasiswa berinteraksi dengan berbagai alat dan bahan untuk mengobservasi gejala-gejala yang dapat diamati secara langsung dan membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari.
Fungsi Laboratorium
            Secara umum fungsi semua laboratorium  adalah antara lain :
  • Sebagai tempat dilakukannya percobaan
Alat-alat laboratorium dan bahan-bahan praktikum tidak mungkin semuanya diletakkan dalam kelas, oleh karena itu percobaan dilakukan di dalam laboratorium.

  • Sebagai tempat penunjang kegiatan kelas
Dengan adanya kegiatan pembalajaran di laboratorium, mahasiswa dapat mengamati gejala-gejala yang terjadi dalam percobaan secara langsung dan tidak hanya belajar menurut teori-teori yang ada.
  • Sebagai tempat display / pameran
Laboratorium juga dapat digunakan sebagai tempat pameran atau display dari hasil-hasil percobaan atau penelitian yang telah dilakukan, agar memberi gambaran lebih bagi mahasiswa dan dapat memotivasi untuk penelitian atau percobaan yang lebih baik.
  • Sebagai tempat koleksi sejumlah species langka
Dengan adanya koleksi sejumlah species memudahkan mahasiswa mengamati secara langsung spesies yang mungkin sulit untuk menemukannya.
  • Sebagai museum kecil
Hasil-hasil  penelitian dan sejumlah species langka di kumpulkan dan diklasifikasikan, sehingga laboratorium dapat digunakan sebagai museum kecil.
Adapun tujuan proses pembelajaran di laboratorium bagi siswa maupun mahaiswa yaitu :
  • Teliti dalam pengamatan dan cermat dalam pencatatan pada saat pengamatan
  • Mampu menafsirkan hasil percobaan untuk memperoleh penemuan dan dapat memecahkan masalah
  • Mampu merencanakan dan melaksanakan percobaan
  • Terampil menggunakan alat-alat lab
  • Tumbuh sikap positif terhadap kegiatan praktikum
Tahapan Praktikum di Laboratorium
Dalam melakukan praktikum, praktikan tidak langsung praktik apa yang akan rencanakan namun harus melalui tahapan-tahapan dalam melakukan praktikum  yaitu :
1.Persiapan
Pada tahapan ini praktikan harus mempersiapkan segala yang diperlukan dalam praktikum, antara lain :
  • menentukan tujuan praktikum,
    • menentukan alat dan bahan yang diperlukan dalam praktikum,
    • memperhatikan keamanan dan keselamatan kerja selama praktikum, dan
    • mempersiapkan langkah kerja agar tidak bingung apa yang
harus  dilakukan nantinya saat praktikum berlangsung.
2.Pelaksanaan
Pada tahapan ini praktikan melakukan praktikum sesuai dengan prosedur langkah kerja untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan diamati oleh Dosen, Asisten Dosen dan Co-Asisten Dosen.
3.Tindak lanjut
Tahapan ini dilakukan setelah praktikum, pada tahapan tindak lanjut ini yang harus dilakukan oleh praktikan yaitu :
  • mendiskusikan masalah yang muncul saat praktikum untuk
di pecahkan sehingga praktikan mengerti sebab, akibat dan cara pemecahan masalah tersebut,
  • mengumpulkan laporan praktikum yang dilengkapi dengan data-data pengamatan, dan
  • membersihkan dan menyimpan peralatan sehingga dapat digunakan untuk praktikum selanjutnya.

0 komentar:

Poskan Komentar